Marettama Dinda
Marettama Dinda

Hello, I'm Marettama Dinda. Majoring English Literature at one of public university at Semarang. I love to do digital drawing, reading, learning, and sharing my experience. I also learn many things to build up my portofolio.

8 Agustus 2021

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

8 Agustus 2021

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan – Dalam setiap kegiatan resmi maupun non resmi, pidato merupakan hal yang sangat umum untuk dilakukan. Akan tetapi tidak semua orang memiliki kemampuan berpidato dengan baik. Banyak sekali orang yang terdengar terbata-bata, gugup, bahkan tidak memiliki gesture tubuh yang baik ketika berpidato. Meskipun disampaikan dengan kata-kata, namun pidato harus disertai juga dengan ekspresi wajah, intonasi, dan gesture tubuh yang baik. Karena selain memperhatikan kata-kata yang diberikan, hadirin juga akan memperhatikan pembawaan orang yang berpidato juga. Semakin apik pembawaannya maka pidato tidak akan terdengar membosankan.

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

Dari berbagai macam kegiatan, pidato tentu saja membawa pesan moral bagi hadirin, terutama pidato mengenai pendidikan. Pembahasan mengenai pendidikan tidak akan pernah ada habisnya. Berbagai macam topik mulai dari pendidikan moral, pendidikan karakter, Hari Pendidikan Nasional dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Nurhamka.com menyajikan 15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan yang dapat dijadikan inspirasi ketika mempersiapkan pidato.

1. Pidato Nadiem Makarim pada Hari Pendidikan Nasional 2021

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om swastyastu,
Namo buddhaya, Salam kebajikan,
Rahayu

Saudara-saudari sebangsa dan setanah Air,

Hari ini, kedua kalinya kita memperingati dan merayakan Hari Pendidikan Nasional di tengah suasana pandemi Covid-19. Masa-masa ini tidaklah mudah bagi para pendidik, pelajar, orang tua, serta kita semua yang menjalani aktivitas di tengah wabah yang masih melanda dunia.

Pada hari Iahir Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara, sekaligus hari penting bagi pendidikan nasional ini, marilah kita kesampingkan sejenak segala kesulitan. Hari ini kita bangkitkan semangat untuk menyongsong lembaran baru pendidikan Indonesia.

Ibu, Bapak, serta adik-adikku pelajar Indonesia,

Terlalu lama pernikiran Ki Hajar Dewantara tidak kita manfaatkan sepenuhnya. Pendidikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia haruslah menuju arah lahirnya kebahagiaan batin serta juga keselamatan hidup. Esensi mendasar pendidikan haruslah memerdekakan kehidupan manusia.

Mulai hari ini, pernikiran Bapak Pendidikan Indonesia tersebut haruslah kitajiwai dan kita hidupkan kembali agar lekas tercipta pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, serta terwujudnya kemerdekaan belajar yang sejati.

Hari ini adalah sebuah momen yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki.

Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang.

Saudara-saudari yang saya muliakan,

Saya ingin, anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. Karenanya, kementerian ini secara konsisten terus melakukan transformasi pendidikan melalui berbagai terobosan Merdeka Belajar.

Empat upaya perbaikan terus kami kerjakan bersama berbagai elemen masyarakat. Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen.

Sejak saya menjabat sampai dengan saat ini, termasuk pada masa pandemi, sepuluh episode Merdeka Belajar telah diluncurkan dan akan masih banyak lagi terobosan-terobosan Merdeka Belajar yang akan kita lakukan. Transformasi yang bermakna ini kami kerj akan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan.

Dari lubuk hati yang terdalam, saya dan keluarga besar kementerian mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Terobosan-terobosan Merdeka Belajar betulbetul dapat menyasar seluruh masyarakat, mulai pendidik dan pelajar dari PAUD sampai pendidikan tinggi, orangtua, para wakil rakyat, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia usaha dan dunia industri, dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Pulau Rote.

Ibu, Bapak, dan adik-adik pelajar yang saya banggakan,

Krisis pandemi ini adalah ladang optimisme yang menunggu untuk kita panen. Krisis adalah kesempatan kita untuk menuai kemajuan. Saat ini ada sebagian yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, adajuga yang tengah bersiap. Saya sangat bersemangat, melihat masyarakat sadar bahwa kita harus terus bergerak maju dan melakukan berbagai lompatan kemajuan tanpa keraguan, tentunya dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan.

Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama. Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi. Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia. mewujudkan Merdeka Belajar akan semakin cepat terlaksana. Silih asah, silih asuh, dan silih asih. Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara, demi satu tujuan: SDM unggul, Indonesia maju.

Akhir kata, di hari yang mulia ini dan di bulan yang penuh kemenangan ini, saya ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari bangkit dan pulih. Mari serentak bergerak, wujudkan Merdeka Belajar!

Sekian, terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
0m shanti, shanti, shanti, om,
Namo buddhaya,
Salam kebajikan.

2. Pidato Nadiem Makarim pada Hari Pendidikan Nasional 2020

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam Sejahtera,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan

Bapak dan Ibu yang kami muliakan dan segenap insan pendidikan di tanah air,
Selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini harus kita lakukan di tengah pandemi COVID-19. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

Saat ini kita sedang melalui krisis COVID-19. Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dai krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya.

Untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan pembelajaran secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun.

Orang tua, untuk pertama kalinya menyadari betapa sulit tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif. Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada.

Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.

Bapak dan Ibu yang kami banggakan,
Kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan. betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat kita.

Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi COVID-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis, tetapi juga di saat krisis ini telah berlalu.

Belajar memang tidak terlalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan belajar dari COVID-19. Agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih telah mengikuti anjuran Bapak Presiden untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.

3. Pidato Nadiem Makarim untuk Hari Guru 2019

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Rahayu,

Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua, Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda frustrasi karena Anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda.

  • Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
  • Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.
  • Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
  • Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
  • Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.
Selamat Hari Guru,

merdekabelajar #gurupenggerak
Wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Shalom,
Om Santi Santi Santi Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu.

Baca Juga:

40 Referensi Skripsi Analisis Novel Terlengkap

Selanjutnya Nurhamka akan menghadirkan beberapa pidato singkat dalam artikel 15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan. semoga artikel ini dapat menjadikan inspirasi bagi anda.

4. Pidato tentang Fasilitas Pendidikan di Indonesia

5. Pidato tentang Pengaruh Era Globalisasi pada Pendidikan

6. Pidato tentang Pendidikan Karakter

7. Pidato tentang Manfaat Pendidikan

8. Pidato tentang Kualitas Pendidikan di Indonesia

9. Pidato tentang Pendidikan di Indonesia

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

10. Pidato tentang Pendidikan Moral

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

11. Pidato tentang Pergaulan Bebas pada Remaja

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

12. Pidato tentang Pendidikan Karakter

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

13.Pidato tentang Hari Pendidikan Nasional

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

14. Pidato tentang Pentingnya Pendidikan

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

15. Pidato tentang Keutamaan Menuntut Ilmu

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

16. Pidato tentang Pentingnya Meningkatkan Mutu Pendidikan

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

17. Pidato tentang Penyalahgunaan Narkoba

15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan

Penutup

Dengan sering berlatih, maka kita dapat berpidato dengan lebih baik dan lebih natural lagi. terutama ketika kita mampu menghafalkan seisi pidato yang ingin kita sampaikan, maka kita dapat memainkan kontak mata dengan hadirin. Cara ini dapat membuat hadirin akan lebih tertarik dengan pidato kita. Semoga artikel 15+ Pidato Singkat tentang Pendidikan ini bisa bermanfaat untuk semua pembacanya.